Benarkah radiasi dari telepon genggam yang Anda gunakan
setiap hari berbahaya bagi otak Anda? Hingga saat ini para ahli masih berdebat
mengenai jawaban dari pertanyaan di atas. Radiasi telepon genggam diduga dapat
menyebabkan terjadinya berbagai gangguan kesehatan; mulai dari nyeri kepala,
kemandulan, hingga kanker.
Akan tetapi, hingga saat ini belum ada penelitian ilmiah
yang benar-benar dapat menguatkan pernyataan di atas. Radiasi telepon genggam
sendiri sebenarnya merupakan suatu gelombang elektromagnetik yang sangat kuat,
yang diduga dapat menyebabkan terganggunya fungsi berbagai sel dan sistem saraf
pada tubuh manusia.
Untuk menghindari berbagai bahaya yang mungkin ditimbulkan
dari radiasi telepon genggam Anda, di bawah ini Anda dapat melihat beberapa
tips yang dapat membantu mengurangi paparan radiasi dari telepon genggam Anda
tersebut.
1. Gunakan Pengeras Suara
Tahukah Anda bahwa dari seluruh radiasi gelombang yang
dipancarkan oleh telepon genggam, sekitar 97-99% di antaranya akan diserap
masuk ke dalam otak, terutama ke bagian otak yang berdekatan dengan tempat Anda
menggunakan telepon genggam Anda?
Lobus temporal merupakan bagian otak yang menerima paling
banyak radiasi telepon genggam. Bagian otak yang satu ini berfungsi untuk
mengatur pendengaran, memproses suara, membentuk ingatan jangka panjang,
berbicara, dan melihat.
Untuk mengurangi efek radiasi pada otak Anda, maka dianjurkan
agar saat Anda menelepon seseorang atau menerima telepon dari orang lain,
gunakanlah pengeras suara. Bila tidak memungkinkan, Anda dapat menggunakan
headphone atau earphone (headphone atau earphone tanpa kabel lebih baik karena
telepon genggam tidak harus diletakkan di kantong celana yang tetap berdekatan
pada tubuh).
2. Gunakan telepon di Ruangan Terbuka
Karena radiasi telepon genggam akan menjadi lebih tinggi di
ruangan tertutup maka dianjurkan agar Anda lebih sering bertelepon di ruangan terbuka.
3. Jangan Terlalu Dekat, Terlalu Lama, Terlalu Sering
Saat Anda meletakkan telepon genggam Anda, pastikan Anda
tidak meletakkannya terlalu dekat dengan Anda karena radiasi yang Anda terima
akan semakin tinggi. Selain itu, jangan gunakan telepon genggam Anda terlalu
sering, terutama bila Anda sedang hamil.
4. Pesan Singkat Lebih Baik Daripada Telepon
Saat Anda ingin menghubungi seseorang, bila memungkinkan,
gunakanlah pesan singkat daripada meneleponnya secara langsung untuk mengurangi
efek radiasi ke otak Anda. Hal ini dikarenakan efek radiasi telepon genggam ke
otak manusia ternyata dapat memicu timbulnya berbagai gangguan pada otak atau
organ lain di kepala.
Menurut berbagai penelitian, radiasi telepon genggam dapat
meningkatkan resiko terjadinya berbagai gangguan di bawah ini, yaitu:
Kanker otak.
Resiko terjadinya glioma dan neuroma akustik akan meningkat
50-90%
Tumor kelenjar air liur. Sebuah penelitian di Israel
menemukan bahwa orang yang sering menggunakan telepon genggam memiliki resiko
tumor kelenjar air liur yang lebih tinggi yaitu hingga 50-60%
Gangguan perilaku.
Sebuah penelitian yang dilakukan di Denmark menemukan bahwa
anak-anak yang sering menggunakan telepon genggam memiliki resiko lebih tinggi
(hingga 80%) untuk menderita gangguan emosional dan perilaku hiperaktif.
Keadaan ini terutama terjadi pada anak-anak yang ibunya sering menggunakan
telepon genggam saat hamil
Migrain dan vertigo.
Menurut sebuah penelitian yang juga dilakukan di Denmark,
orang dewasa yang sering menggunakan telepon genggam lebih sering (10-20%)
menderita migrain dan vertigo dibandingkan dengan orang yang lebih jarang
menggunakan telepon genggamnya
Gunakan Hanya Bila Sinyal Baik
Saat sinyal telepon kurang baik, maka telepon genggam Anda
pun akan mengeluarkan “tenaga” ekstra untuk mendapatkan sinyal. Hal ini berarti
akan lebih banyak radiasi yang akan dipancarkan ke dalam tubuh Anda.
Oleh karena itu, bila sinyal telepon genggam Anda sedang
kurang baik, tunggulah sebentar hingga sinyalnya membaik sebelum menelepon atau
menggunakan telepon genggam Anda.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar